Moms pasti pernah berada di situasi saat anak tiba-tiba GTM (Gerakan Tutup Mulut) dan menolak semua makanan, terutama sayur.
Padahal, sayur adalah salah satu sumber serat penting untuk pencernaan Si Kecil. Tapi tenang, Moms. Tanpa memaksanya makan sayur, ada banyak cara lain yang tetap bisa memastikan kebutuhan seratnya tercukupi.
Yuk, cek sederet makanan kaya serat berikut yang bisa bantu mencegah sembelit sekaligus mendukung daya tahan tubuh anak.
1. Buah-Buahan Favorit Si Kecil
Buah adalah penyelamat ketika anak menolak sayur. Hampir semua jenis buah mengandung serat, tinggal pilih yang paling disukai Si Kecil.
Beberapa buah yang mengandung serat yang dapat membantu pencernaan Si Kecil seperti:
-
Pisang
-
Apel
-
Pir
-
Pepaya
-
Jeruk
-
Alpukat
Sajikan sebagai potongan kecil, fruit platter, atau smoothies yang creamy. Moms bisa menambahkan Ultra Mimi Kids ke smoothies agar rasanya lebih creamy dan anak dapat tambahan nutrisi dari susu.
2. Sereal dan Oatmeal
Sereal gandum utuh atau oatmeal bisa jadi alternatif praktis untuk sarapan Si Kecil.
Moms bisa tambahkan potongan buah, madu, atau Ultra Mimi Kids untuk menambah rasa dan gizi.
Satu cangkir oatmeal yang sudah dimasak mengandung hingga 4 gram serat.
3. Umbi-Umbian
Kentang, ubi, dan singkong adalah sumber energi sekaligus serat pangan yang ramah di perut. Moms bisa mengolahnya menjadi:
-
Mashed potato
-
Puding ubi
-
Singkong keju panggang
-
Bola-bola ubi
Teksturnya yang lembut cenderung disukai anak usia dini.
4. Roti Gandum
Jika Si Kecil suka roti, Moms juga bisa lebih tenang meski dia tidak doyan sayur. Ganti roti putih dengan roti gandum, maka anak akan mendapatkan 2-3 gram serat dari setiap lembar roti yang dimakannya.
Tekstur roti gandum memang lebih padat dibandingkan roti putih, tapi bisa disiasati dengan diberi topping keju, selai kacang, dicampur dengan buah, atau dijadikan sandwich agar anak lebih berselera.
5. Kacang-Kacangan
Kacang merah, kacang hijau, atau kedelai bisa dijadikan berbagai menu anak seperti sup, bubur, atau puding.
Selain tinggi serat, kacang-kacangan juga mengandung protein nabati yang baik untuk pertumbuhan.
6. Susu
Selain dari makanan, Moms juga bisa mendukung kebutuhan serat Si Kecil melalui susu yang mengandung serat pangan.
Contohnya, Ultra Mimi Kids varian stroberi ukuran 125 ml mengandung sekitar 3 gram serat pangan, atau sekitar 10% dari kebutuhan serat harian anak.
Cocok untuk melengkapi asupan hariannya, terutama saat anak sedang pilih-pilih makanan. Namun tentu saja, tetap kombinasikan dengan buah, sayur, dan sumber serat lain agar nutrisinya seimbang.
Berapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Anak?
Menurut Kementerian Kesehatan RI:
-
Anak usia 1–4 tahun membutuhkan sekitar 19 gram serat per hari
-
Anak usia 4–6 tahun membutuhkan sekitar 20 gram serat per hari
Moms juga perlu ingat, anak di bawah usia 2 tahun belum membutuhkan serat dalam jumlah terlalu tinggi karena bisa membuat mereka cepat kenyang dan menolak makanan lain.
Jika Si Kecil masih menolak sayur, coba olah jadi menu yang lebih menyenangkan. Misalnya:
-
Jeli hijau dari bayam
-
Nasi kepal dengan cincangan brokoli
-
Nugget sayur homemade
Dan yang paling penting: anak akan mudah meniru kebiasaan orang tuanya. Jadi, biasakan makan sayur bersama agar Si Kecil ikut tertarik.